NEWS : | WELCOME TO INFO INDONESIA NEWS. SELAMAT DATANG DI KABAR INFO INDONESIA. | JABABEKA : RATUSAN BURUH PT EMI LAKUKAN AKSI UNJUK RASA TUNTUT KESEJATERAAN. | PEMKAB BEKASI DI MINTA APINDO MEMPERMUDAH MENGURUS PERIJINAN. | CIKARANG KOTA :LANTARAN KEPINGIN DAGANGANNYA LARIS, SEORANG IBU MUDA AKHIRNYA DICABULI OLEH SANG DUKUN CABUL . | PENGURUS PK GOLKAR SIAP DUKUNG DARIF MULAYANA SEBAGAI CALON BUPATI BEKASI . | KOTA BEKASI : SINDIKAT PENCURI RUMAH KOSONG DITANGKAP POLRES METRO BEKASI BERIKUT SENJATA API.

SINDIKAT CURAT DI BEKUK POLISI


KOTA BEKASI- Sindikat pencurian spesialis rumah kosong, di bekuk Petugas Jatanras Polresta Bekasi.  para pelaku sudah puluhan kali dalam melakukan aksinya di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
biasanya sebelum melakukan operasi, para pelaku terlebih dahulu mengamati tempat yang akan mereka curi. sasaran dari kawanan tersebut adalah rumah kosong dan matrial yang pintunya terbuat dari roling door. Kepen (34), Holik (26), Iwan (26)dan Agus (27), merupakan kelompok Sukabumi yang sebelumnya mencuri Toko matrial Sinar Usaha Baru milik Sani Hidayat yang berada di jalan Jatirangga No.2 Kel. Jatirangga Kec. Jatisampurna Kota Bekasi beberapa waktu lalu.para kawanan ini berhasil mencuri empat unit mesin pompa air.
dalam melakukan aksinya, para pelaku terlebih dahulu sudah mengamati lokasi yang akan di curi dan masing-masing pelaku mendapatkan tugas. Holik otak dari aksi tersebut mengaku sudah puluhan kali melakuakan pencurian di Bekasi. "Saya yang mencongkel, dan sudah beberapa kali melakukan" katanya sambil menyesali perbuatannya. sedangkan Kepen, Agus dan Iwan yang mengamati lokasi saat aksi berlangsung.
barang-barang hasil kejahatan para pelaku biasanya di jual kepada siapa saja dengan harga bervariasi. hasilnyamereka bagi-bagikan sesuai dengan tugas mereka, antara satu juta hingga satu setengah juta rupiah.
menurut Kasat Reskrim Polresta Bekasi, Kompol Ade Ary Syam Indradi, para pelaku berhasil di bekuk petugas berkat laporan dari masyarakat di daerah Kranggan Jatisanpurna Pondok Gede Kota Bekasi saat mengendarai sepeda motor. "Para pelaku berhasil kami tangkap ketika mengendarai sepeda motor" ujar ade.
dari penagkapan tersebut lanjut ade, petugas kemudian berhasil meangkap pelaku lannya di rumah kontarakan di sekitar TKP. "Namun satu orang lagi bernama Toyo yang di duga sebagai penadah barang haram hasil kejahatan tersangka masih buron" pungkas ade.
dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan empat unit mesin Pompa Air yang di curi dari Toko matrial Sinar Usaha Baru beserta linggis dan obeng sebagai alat untuk melakukan kejahatan. satu korek api gas berbentuk pistol juga ikut di amankan dari tangan tersangka. pistol korek api itu, di gunakan para pelaku untuk menakuti para korban-korbanya jika mengatahui aksi para pelaku.
kini ke empat tersangka harus mendekam di hotel prodeo Mapolresta Bekasi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. ke empat tersangka di ancam dengan Pasal 363 KUH Pidana, perkara Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.
Di himbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Bekasi, agar selalu berhati-hati dan di pastikan dalam kondisi sudah terkunsi ketika akan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, sebab kawanan pelaku pencuran rumah kosong seperti kelompok ini masih mengintai dan banyak berkeliaran di wilyah Bekasi. (BPH)


Pemerintah Kabupaten Bekasi Jawa Barat diminta untuk mempermudah proses perijinan


Pemerintah Kabupaten Bekasi Jawa Barat diminta untuk mempermudah proses perijinan sekaligus bersinergi dengan pemerintah pusat karena dianggap jauh lebih mudah dalam memperoleh ijin tersebut.

" saat ini perijinan lebih mudah di pusat dan mengerti betul akan kebutuhan bisnis perusahaan." ujar wakil ketua asosiasi pengusaha indonesia ( APINDO ) Kabupaten Bekasi, Darwoto selasa 8/03/2011.

Pemerintah daerah, dikemukakan Darwoto seharusnya mampu mengeluarkan kebijakan yang berani untuk tidak mempersulit masalah perijinan mengingat masih ditemukannya ketidaksamaan apa yang sudah tercantum di Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) di pemerintahan Kabupaten Bekasi, diantaranya mengenai waktu lamanya pengurusan maupun mengenai nominal biayanya.

" dua hal itu sering tidak singkron dalam prakteknya di lapangan, sehingga ini menjadi persoalan buat kami." terangnya

Oleh karenanya, menurut Darwoto pemerintah daerah dapat sepenuhnya menerima sekaligus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mengeluarkan kebijakan perijinan, sehinggga dengan kesamaan tersebut bisa saling menguntungkan tanpa ada yang dirugikan baik mengenai ijin di bidang industri apalagi yang non industri.

" selama ini pemerintah daerah dinilai kurang menerima kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah pusat mengenai perijinan." pungkas Darwoto yang juga selaku pengelola kawasan industri MM2100 cibitung Kabupaten Bekasi.

Diharapkan pula oleh Darwoto, tatanan pemerintah adanya duduk bersama mencari solusi terbaik agar perijinan di daerah, khususnya di Kabupaten Bekasi bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Sementara itu, kepala BPPT yang baru Muhidin sulit untuk ditemui bahkan dihubungi melalui telepon genggamnya yang diketahui dirinya baru menjabat beberapa bulan terkahir, menggantikan posisi Aat yang kini duduk sebagai kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bekasi./Cho


Ratusan Buruh PT EMI Berdemo, Tuntut Kesejahteraan


KAB BEKASI - Sebanyak 200 karyawan kontrak PT Exel Metal Industry (EMI) yang memproduksi Velg Racing mobil maupun motor menggelar aksi di Jalan Raya Cibitung, Senin (08/03). Mereka menuntut beberapa kesejahteraan diantaranya jamsostek, penyamaan upah serta dihapuskannya outsourcing.

    Koordinasi Aksi, Saeiful mengatakan sejauh ini persoalan jamsostek seperti kesehatan masih menjadi tanggungan sejumlah karyawan. "Kebanyakan para karyawan menanggung biaya perobatan seperti kasus DBD serta surat keterangan dokter di pungut biaya Rp50 ribu. Dalam satu tahun biaya tersebut baru dikeluarkan oleh perusahaan," katanya.

    Selain itu, karyawan juga belum mendapatkan kejelasan kontrak yang kepastian baik dari perusahaan maupun pihak Yayasan PT Kinarya Gayuh Mukti (KGM) selaku penyalur tenaga kerja. "Sebagian karyawan telah menandatangi kontrak juga ada yang belum diberikan kejelasan kontrak. Jadi kami sebagai karyawan menginginkan hak yang sama," ujarnya.

    Untuk upah persamaan, lanjut Ia, diantaranya bonus pertahun tidak diberikan. "Sejauh ini kami sebelumnya telah memberikan aspirasi kepada perusahaan, namun belum juga direalisasikan," katanya. 

    Para karyawan terus melakukan aksi bila perusahaan belum juga mengakomodir tuntutan tersebut.

    Sementara, pihak manajemen perusahaan EMI maupun PT Kinarya Gayuh Mukti (KGM) yang berlokasi di Jababeka I, Cikarang Baru, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Karena masih dalam proses perundingan kontrak kerja di perusahaan.

    Dalam aksi demontrasi terlihat beberapa aparat keamanan juga Ormas GP Ansor sebagai keamanan perusahaan tersebut. (dharma)


Kompetensi Tenaga Pendidik Diukur Tahun Ke Delapan


KAB BEKASI-Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi akan mengevaluasi kompetensi tenaga pendidik atau requitmen guru di Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) tingkat SMA Negeri setelah memasuki tahun kedelapan dilihat dari pasar kerja kelulusan perguruan tinggi tersebut.

    "Untuk pendidik RSBI SMA Negeri di Kabupaten Bekasi baru memasuki tahun kelima, itu pun dilihat dari beberapa jumlah alumni yang terserap di pasar kerja. Sebab mereka baru masuk perguruan tinggi, termasuk juga pendidik di SMK Negeri baru masuk tahun kedua," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, DR Rusdi Biomed saat di hubungi melalui telepon selulernya, Selasa (08/03).

    Dia mengatakan untuk mengetahui pasar kerja tersebut baru terdetek (terlihat) setelah tahun kedelapan. "Artinya, lima tahun mereka S1, tiga tahun di SMA. Jadi, sebelum delapan tahun belum bisa terukur," sambung Ia.

    Dia mengatakan meski belum terukur kompetensi itu namun secara output hasil akademis (kelulusan siswa) sangat luar biasa, terutama diterima di perguruan tinggi baik dalam negeri maupun luar negeri. "Kalau kompetensi tentunya sudah dipersiapkan sebelumnya, seperti dari sisi bahasa dan lainnya," lanjut dia.

    Dia menambahkan pihaknya berharap kepada sekolah RSBI ada pendidik berstatus S2 yang di khususkan untuk mata pelajaran seperti Matematika dan Fisika (Mipa). "Karena, baru ada ditingkat sekolah menengah pertama atau SMP Negeri RSBI di Kabupaten Bekasi pendidik berstatus S2 pada mata pelajaran Fisika," katanya.   

    Dari 4 RSBI di Kabupaten Bekasi, terdata hanya satu sekolah yang baru mendapatkan manajemen sekolah besertifikat ISO. "Salah satunya SMK Negeri 2 Cikarang Barat, bukan hanya terakreditasi A juga bersertifikat ISO," demikian Rusdi. (dharma)


 

Info Indonesia Copyright © 2009-2011 sofyan is Designed by stringer